Posts

BASUNANDA

Image
ARYA BASUNANDA adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara, raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika, putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. la mempunyai dua orang saudara kandung masing-masing bernama; Arya Basukesti dan Arya Basumurti. Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya, Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati, dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama; Dewi Basundari dan Arya Basundara. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati, mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil, tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya, Arya Basukesti.

BASUKUNTI

Image
PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa, adalah putera sulung Prabu Wasukunteya, raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa, yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita, putri Prabu Kunti, raja Boja. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa, Dewi Prita/Dewi Kunti, Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan; berani, cerdik pandai, arif bijaksana dan suka menolong. Setelah usianya lanjut, ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya, Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal.

BASUKISWARA

Image
ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti, raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. la mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama ; Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya, Prabu Basukesti. la memerintah dengan arif dan bijaksana, adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati, dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama ; Arya Basuketi dan Arya Kistawan. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah, ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya, Arya Basuketi.

BASUKETI

Image
BASUKETI adalah putra Prabu Basukiswara, raja negara Wirata, dengan Dewi Kiswati, seorang hapsari/bidadari dari Kahyangan. la mempunyai adik kandung bernama Arya Kistawan. Basuketi naik tahta kerajaan Wirata menggantikan ayahnya, yang hidup sebagai brahmana. Prabu Basuketi kawin dengan saudara sepupunya sendiri, yaitu Dewi Yukti, putri Arya Basundara, dan berputra 2 ( dua) orang putra, yaitu ; Dewi Durgandini/DewiGandawati dan Arya Durgandana. Atas kemurahan hatinya, Prabu Basuketi memberikan wilayah Gunung Saptaarga ( gunung berpuncak tujuh ) kepada Manumayasa, yang kemudian membangun padepokan di puncak Retawu. Setelah usianya lanjut dan merasa tak mampu lagi mengendalikan pemerintahan, Prabu Basuketi menyerahkan tahta kerajaan Wirata kepada putranya, Arya Durgandana yang setelah menjadi raja Wirata bergelar Prabu Matswapati. Prabu Basuketi hidup sebagai brahmana di pertapaan Cemarasewu, sampai akhirnya ia moksa kembali ke nirwana. Pertapaan Cemarasewu kelak ditempati oleh cucunya se...

BASUKESTI

Image
ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara, raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika, putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. la mempunyai dua orang saudara kandung bernama; Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya, Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Atas kemurahan hatinya, Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa, putra Batara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki, membangun sebuah padepokan/pertapaan. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya, karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Beberapa tahun kemudian, Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga ...

BASUDEWA

Image
PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita, putri Prabu Kunti, raja Boja. la mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama, Dewi Prita/Dewi Kunti, Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa, raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa), Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama; Kakrasana dan Narayana. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Secara tidak resmi, Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi, swarawati Keraton Mandura, dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. la pandai ola...

BARATMADYA

Image
RESI BARATMADYA atau Baratwaja (pedalangan Jawa) adalah putra Resi Maruta di Hargajembangan, jasirah A tasangin. la masih keturunan ke-lima dari Sanghyang Brahma dengan permaisuri Dewi Saci. Dari perkawinannya dengan Dewi Kumbini, ia memperoleh tiga orang putra, masng-masing bernama; Bambang Kumbayaka, Bambang Kumbayana dan Dewi Kumbayani. Resi Baratmadya adalah seorang pendeta yang sangat dapat menguasai/ mumpuni (Gjawa) segala ilmu, baik lahiriah maupun batiniah. la Juga menguasai ilmu pengetahuan tentang kehidupan kemasyarakatan, pelayaran, perbintangan, keprajuritan, kekebalan, kesaktian, keagamaan dan sebagainya. Maka tidaklah mengherankan apabila salah seorang putranya, Bambang Kumbayana/Resi Dorna sangat mahir dalam segala ilmuu pengetahuan, keprajuritan dan kesaktian. Dalam penguasaannya, perguruan Hargajembangan mempunyai pengaruh yang sangat besar di jasirah Atasangin, sehingga banyak para satria dan raja-raja seberang lautan yang berdatangan ke Hargajembangan untuk berguru k...