Posts

Showing posts from April, 2022

BOMAWIKATA

Image
ARYA BOMAWIKATA tidak bisa dipisahkan dengan Arya Wikataboma. Mereka sepasang saudara dari keluarga Kurawa yang berjumlah 100 orang, putra Prabu Drestarasta, raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari. Diantara keseratus orang saudaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah; Duryudana (raja negara Astina), Bogadatta (raja negara Turilaya), Citraksa, Citraksi, Citraboma, Citrayuda, Carucitra, Dursasana (Adipati Banjarjumut), Durmuka, Durmagati, Durgempo, Gardapati (raja negara Bukasapta), Gardapura, Kartamarma (raja negara Banyutinalang), Kartadenta, Surtayu, Surtayuda, Windandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Arya Bomawikata dan Wikataboma merupakan saudara tunggal guru dan hidup dalam satu jiwa. Artinya apabila salah seorang dari dua bersaudara itu ada yang mati, kemudian dilangkahi oleh saudaranya yang masih hidup, maka yang mati akan hidup kembali. Dalam perang Bharatayuda, Arya Bomawikata dan Wikataboma diangkat sebagai senapati pengapit, mendampingi Senapati...

BOMANTARA

Image
PRABU BOMANTARA adalah raja negara Trajutisna/Prajatisa. la masih keturunan Batara Kalayuwana, putra Batara Kala dengan Bathari Durga/Dewi Pramuni dari kahyangan Setragandamayit. Karena ketekunanya bertapa, ia menjadi sangat sakti. Berwatak angkara murka, kejam, bengis dan selalu menurutkan kata hatinya. Prabu Bomantara pernah menyerang Suralaya dan mengalahkan para Dewa. Ia kemudian menyerang negara Gowasiluman, menewaskan Prabu Arimbaji untuk menguasai wilayah hutan Tunggarana. Belum puas dengan kekuasaan yang dimiliki, Prabu Bomantara kemudian menyerang negara Surateleng. Akhirnya Prabu Bomantara tewas dalam pertempuran melawan Prabu Narakasura yang waktu mudanya bernama Bambang Sitija, raja negara Surateleng, putra Prabu Kresna dengan Dewi Pretiwi. Arwahnya menyatu dalam tubuh Prabu Sitija. Negara Surateleng dan Prajatisa oleh Prabu Sitija/Narakasura dijadikan satu, Prabu Sitija kemudian bergelar Prabu Bomanarakasura. MENGENAL TOKOH WAYANG DRS. H. SOLICHIN

BOGADATTA

Image
BOGADATTA atau Bogadenta adalah putra Prabu Drestarasta, raja negara Astina dengan permaisuri Dewi Gandari, putri Prabu Gandara dengan Dewi Gandini dari negara Gandaradesa. la bersaudara 100 orang--{99 orang pria dan l orang wanita} yang disebut Sata Kurawa. Diantaranya yang dikenal dalam pedalangan adalah Duryudana (raja Negara Astina), Bomawikata, Citraksa, Citraksi, Carucitra, Citrayuda, Citraboma, Durmuka, Durmagati, Dursasana (Adipati Banjarjungut), Durgempo, Gardapati (raja Negara Bukasapta), Gardapura , Kartamarma, (raja negara Banyutinalang), Kartadenta, Surtayu, Surtayuda, Wikataboma, Widandini (raja negara Purantara) dan Dewi Dursilawati. Bogadatta menjadi raja di negara Turilaya. la pandai bermain gada. Selain sakti, Bogadatta juga memiliki kendaraan gajah bernama Murdiningkung dengan srati/pawang seorang prajurit wanita bernama Murdiningsih. Di medan peperangan, ketiganya merupakan pasangan yang menakutkan lawan dan tak terkalahkan. Bila salah satu diantara mereka mati, dan...

BISMA

Image
RESI BISMA yang waktu mudanya bernama Dewabrata, adalah putra Prabu Santanu, raja negara Astina dengan Dewi Gangga/Dewi Jahnawi. Karena itu ia juga dikenal dengan nama Ganggadata. Bisma yang sejak lahir ditinggal ibunya, akhirnya disusui oleh Dewi Durgandini. la menjadi saudara satu susu dengan Abiyasa, putra Durgandini dengan Palasara. Bisma memiliki watak pribadi ; sangat berbakti kepada ayahnya, sayang kepada keluarganya, memegang teguh segala apa telah dijanjikan. Bisma merelakan tahta negara Astina kepada Dewi Durgandini/Dewi Setyawati sebagai persyaratan/maskawin kesediaan Dewi Durgandini menjadi istri ayahnya, Prabu Santanu. la melakukan sumpah wadat, tidak akan kawin karena brahmacari. Karena keluhurannya budinya itu, Bisma mendapat anugrah Dewata, tidak dapat mati kalau tidak atas kehendaknya sendiri. la tinggal di kesatrian Talkanda, masih dalam wilayah negara Astina. Dengan kesaktiannya, Bisma memenangkan sayembara di negara Kasi, dan memboyong Dewi Amba, Dewi Ambika dan Dew...

BIMA

Image
BIMA atau WERKUDARA dikenal pula dengan nama; Balawa, Bratasena, Birawa, Dandunwacana, Nagata, Kusumayuda, Kowara, Kusumadilaga, Pandusiwi, Bayusuta, Sena, atau Wijasena. la putra kedua Prabu Pandu, raja Negara Astina dengan Dewi Kunti, putri Prabu Basukunti dengan Dewi Dayita dari negara Mandura. Bima mempunyai dua orang saudara kandung bernama: Puntadewa dan Arjuna, serta 2 orang saudara lain ibu, yaitu; Nakula dan Sadewa. Bima memiliki sifat dan perwatakan; gagah berani, teguh, kuat, tabah, patuh dan jujur. la memiliki keistimewaan ahli bermain gada dan memiliki berbagai senjata antara lain; Kuku Pancanaka, Gada Rujakpala, Alugara, Bargawa (kapak besar) dan Bargawasta, sedangkan ajian yang dimiliki adalah Aji Bandungbandawasa, Aji Ketuklindu dan Aji Blabakpangantol-antol. Bima juga memiliki pakaian yang melambangkan kebesaran yaitu; Gelung Pudaksategal, Pupuk Jarot Asem, Sumping Surengpati, Kelatbahu Candrakirana, ikat pinggang Nagabanda dan Celana Cinde Udaraga. Sedangkan beberapa ...

BASURATA

Image
PRABU BASURATA adalah raja negara Wirata yang pertama. Pada waktu mudanya ia bernama Batara Srinada. Prabu Basurata adalah Putra Batara Wisnu yang bertahta di Kahyangan Untarasegara, dengan permaisuri Dewi Srisekar. la mempunyai dua orang saudara kandung masing-masing bernama: Batara Srigati dan Batara Srinadi. Prabu Basurata menikah dengan Dewi Bramaniyuta, Putri Batara Brahma dengan Dewi Sarasyati dari Kahyangan Daksinageni. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama ; Dari Basupati /Basuparicara dan Dewi Bramananeki. Arya Setelah menikahkan putrinya, Dewi Brahmananeki dengan Bambang Parikenan, putra Batara Bremani/Brahmanaresi (Putra BatarÄ… Brahma dengan Dewi Raraswati) dengan Dewi Srihuna (Putri Batara Wisnu dengan Dewi Sripujayanti), Prabu Basurata berkeinginan moksa ia kemudian menyerahkan tahta dan negara Wirata kepada putranya, Arya Basupati.

BASUPATI

Image
PRABU BASUPATI dikenal pula dengan nama Prabu Basuparicara (Mahabharata). Ia Putra Batara Srinada/Prabu Basurata, raja negara Wirata yang pertama dengan permaisuri Dewi Bramaniyuta, Putri Batara Brahma. Prabu Basupati mempunyai adik kandung bernamna Bramananeki yang menikah dengan Bambang Parikenan, putra Batara Bremani/Brahmanaresi dengan Dewi Srihuna/Srihunon. Karena ketekunannya bertapa, Prabu Basupati menjadi sangat sakti, juga tahu segala bahasa binatang. Ia mendapat anugerah Batara Indra berwujud sebuah kereta sakti bernama Amarajaya lengkap dengan bendera perangnya yang membuatnya kebal terhadap segala macam senjata. Dengan kereta sakti Amarajaya, Prabu Basupati menaklukkan tujuh negara, masuk ke dalam wilayah kekuasaan negara Wirata. Prabu Basupati menikah dengan Dewi Angati atau Dewi Girika (Mahabharata), putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. Dari perkawinan tersebut, ia memperoleh tiga orang putra masing-masing bernama; Arya Basunada, Arya Basukesti dan Arya Basumurti...

BASUNANDA

Image
ARYA BASUNANDA adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara, raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika, putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. la mempunyai dua orang saudara kandung masing-masing bernama; Arya Basukesti dan Arya Basumurti. Arya Basunanda menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya, Prabu Basupati yang mengundurkan diri. Prabu Basunanda menikah dengan Dewi Swakawati, dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama; Dewi Basundari dan Arya Basundara. Prabu Basunanda tidak terlalu lama memerintah negara Wirata. Ia mengikuti jejak Prabu Basupati, mengundurkan diri dari tahta kerajaan untuk selanjutnya hidup sebagai brahmana. Karena waktu itu putra-putranya masih kecil, tahta kerajaan Wirata diserahkan kepada adiknya, Arya Basukesti.

BASUKUNTI

Image
PRABU BASUKUNTI atau WASUKUNTI yang waktu mudanya bernama Suradewa, adalah putera sulung Prabu Wasukunteya, raja Negara Mandura dengan permaisuri Dewi Sungganawati. Ia mempunyai adik kandung bernama Kuntadewa, yang setelah menjadi raja negara Boja bergelar Prabu Kuntiboja. Prabu Basukunti menikah dengan Dewi Dayita, putri Prabu Kunti, raja Boja. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh 4 ( empat ) orang putra masing-masing bernama: Arya Basudewa, Dewi Prita/Dewi Kunti, Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Prabu Basukunti mempunyai sifat dan perwatakan; berani, cerdik pandai, arif bijaksana dan suka menolong. Setelah usianya lanjut, ia menyerahkan tahta kerajaan Mandura kepada putra sulungnya, Arya Basudewa dan hidup sebagai brahmana sampai meninggal.

BASUKISWARA

Image
ARYA BASUKISWARA adalah putra Bungsu prabu Basukesti, raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Adrika/Dewi Pancawati. la mempunyai dua orang kakak kandung masing-masing bernama ; Dewi Pasuwati dan Dewi Basutari. Basukiswara menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan ayahnya, Prabu Basukesti. la memerintah dengan arif dan bijaksana, adil dan sangat memperhatikan kehidupan rakyatnya. Prabu Basukiswara juga menjalin hubungan yang sangat erat dengan Resi Manumayasa dari padepokan Retawu di gunung Saptaarga. Prabu Basukiswara menikah dengan Dewi Kiswati, dan mempunyai dua orang putra masing-masing bernama ; Arya Basuketi dan Arya Kistawan. Merasa usianya sudah lanjut dan tak mampu lagi memerintah, ia memutuskan untuk hidup sebagai brahmana. Tahta dan negara Wirata diserahkan kepada putra sulungnya, Arya Basuketi.

BASUKETI

Image
BASUKETI adalah putra Prabu Basukiswara, raja negara Wirata, dengan Dewi Kiswati, seorang hapsari/bidadari dari Kahyangan. la mempunyai adik kandung bernama Arya Kistawan. Basuketi naik tahta kerajaan Wirata menggantikan ayahnya, yang hidup sebagai brahmana. Prabu Basuketi kawin dengan saudara sepupunya sendiri, yaitu Dewi Yukti, putri Arya Basundara, dan berputra 2 ( dua) orang putra, yaitu ; Dewi Durgandini/DewiGandawati dan Arya Durgandana. Atas kemurahan hatinya, Prabu Basuketi memberikan wilayah Gunung Saptaarga ( gunung berpuncak tujuh ) kepada Manumayasa, yang kemudian membangun padepokan di puncak Retawu. Setelah usianya lanjut dan merasa tak mampu lagi mengendalikan pemerintahan, Prabu Basuketi menyerahkan tahta kerajaan Wirata kepada putranya, Arya Durgandana yang setelah menjadi raja Wirata bergelar Prabu Matswapati. Prabu Basuketi hidup sebagai brahmana di pertapaan Cemarasewu, sampai akhirnya ia moksa kembali ke nirwana. Pertapaan Cemarasewu kelak ditempati oleh cucunya se...

BASUKESTI

Image
ARYA BASUKESTI adalah putra Prabu Basupati/Basuparicara, raja negara Wirata dengan permaisuri Dewi Anganti/Dewi Girika, putri Bagawan Kolagiri dengan Dewi Suktimati. la mempunyai dua orang saudara kandung bernama; Arya Basunanda dan Arya Basumurti. Arya Basukesti menjadi raja negara Wirata menggantikan kedudukan kakaknya, Prabu Basunanda yang mengundurkan diri hidup sebagai brahmana. Atas kemurahan hatinya, Prabu Basukesti mengijinkan dan menyerahkan puncak gunung Retawu di kawasan gunung Saptaarga kepada Manumayasa, putra Batara Parikenan dengan Dewi Brahmananeki, membangun sebuah padepokan/pertapaan. Prabu Basukesti pernah meninggalkan tahta kerajaan Wirata dan pergi bertapa sebagai ruwat atas nasibnya, karena setiap memiliki permaisuri selalu saja meninggal. Untuk sementara tahta kerajaan diserahkan kepada Arya Basumurti. Beberapa tahun kemudian, Prabu Basukesti kembali ke istana dan mendapat permaisuri bernama Dewi Adrika/Dewi Pancawati. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh tiga ...

BASUDEWA

Image
PRABU BASUDEWA adalah putra sulung Prabu Basukunti raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita, putri Prabu Kunti, raja Boja. la mempunyai tiga orang saudara kandung masing-masing bernama, Dewi Prita/Dewi Kunti, Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Prabu Basudewa mempunyai tiga orang isteri/permaisuri dan 4 (empat) orang putra. Dengan permaisuri Dewi Mahira/Maerah (Jawa) ia berputra Kangsa. Kangsa sebenaranya putra Prabu Gorawangsa, raja raksasa negara Gowabarong yang dengan beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil mengadakan hubungan asmara dengan Dewi Mahira. Dengan permaisuri Dewi Mahindra/Maerah (Jawa), Prabu Basudewa memperoleh dua orang putra bernama; Kakrasana dan Narayana. Sedangkan dengan permaisuri Dewi Badrahini ia berputra Dewi Wara Sumbadra/Dewi Lara Ireng. Secara tidak resmi, Prabu Basudewa juga mengawini Ken Sagupi, swarawati Keraton Mandura, dan memperoleh seorang putra bernama Arya Udawa. Prabu Basudewa sangat sayang kepada keluarganya. la pandai ola...

BARATMADYA

Image
RESI BARATMADYA atau Baratwaja (pedalangan Jawa) adalah putra Resi Maruta di Hargajembangan, jasirah A tasangin. la masih keturunan ke-lima dari Sanghyang Brahma dengan permaisuri Dewi Saci. Dari perkawinannya dengan Dewi Kumbini, ia memperoleh tiga orang putra, masng-masing bernama; Bambang Kumbayaka, Bambang Kumbayana dan Dewi Kumbayani. Resi Baratmadya adalah seorang pendeta yang sangat dapat menguasai/ mumpuni (Gjawa) segala ilmu, baik lahiriah maupun batiniah. la Juga menguasai ilmu pengetahuan tentang kehidupan kemasyarakatan, pelayaran, perbintangan, keprajuritan, kekebalan, kesaktian, keagamaan dan sebagainya. Maka tidaklah mengherankan apabila salah seorang putranya, Bambang Kumbayana/Resi Dorna sangat mahir dalam segala ilmuu pengetahuan, keprajuritan dan kesaktian. Dalam penguasaannya, perguruan Hargajembangan mempunyai pengaruh yang sangat besar di jasirah Atasangin, sehingga banyak para satria dan raja-raja seberang lautan yang berdatangan ke Hargajembangan untuk berguru k...

BARATA

Image
BARATA adalah putra Prabu Duswanta, raja negara Astina dengan Dewi Sakuntala, putri Prabu Wismamitra dengan Bathari Menaka. Ia lahir di pertapaan Wismaloka tempat tinggal Begawan Kanwa, dan oleh ibunya, Dewi Sakuntala diberi nama Sarwadamana yang mempunyai arti; manusia kuat penakluk binatang buas. Sejak bayi Sarwadamana tinggal di pertapaan. Setelah remaja ia diantar ibunya menghadap ayahnya, Prabu Duswanta di istana Astina. Oleh Prabu Duswanta, Sarwadamana diangkat sebagai putra mahkota kerajaan Astina dan diberi nama Bharata. Setelah Prabu Duswanta mundur dari tampuk pemerintahan, Bharata dinobatkan sebagai raja Astina ke-17. Prabu Barata kawin dengan Dewi Watsa, seorang bidadari dari kaindran, dan memperoleh seorang putra yang diberi nama Suhotra. Prabu Bharata berumur cukup panjang. la menyerahkan tahta kerajaan Astina kepada cucunya, Hasti, putra Suhotra dengan Dewi Sawarna. Hal ini karena Suhotra meninggal sebelum sempat naik tahta.

BANOWATI

Image
DEWI BANOWATI adalah putri Prabu Salya, raja negara Mandaraka dengan permaisuri Dewi Pujawati/Setyawati putri tunggal Bagawan Bagaspati dari pertapaan Argabelah. Ia mempunyai empat saudara kandung masing-masing bernama; Dewi Erawati, Dewi Surtikanti, Arya Burisrawa dan Bambang Rukmarata. Dewi Banowati menikah dengan Prabu Suyudana/Duryadana, raja negara Astina, putra Prabu Drestarasta dengan Dewi Gandari. Dari perkawinan tersebut ia meperoleh dua orang putra bernama; Leksmanamandrakumara dan Dewi Laksmanawati. Dewi Banowati berwatak; jujur, penuh belas kasih. jatmika (selalu dengan sopan santun) dan agak sedikit genit. Akhir riwayatnya diceritakan, ia mati dibunuh oleh Aswatama putra Resi Durna, setelah berakhirnya perang Bharatayuda, saat menunggu boyongan/pindahan keluarga Pandawa dari Negara Amarta ke negara Astina.

BALADEWA

Image
PRABU BALADEWA yang waktu mudanya bernama Kakrasana, adalah putra Prabu Basudewa, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Mahendra/Mackah (Jawa). la lahir kembar bersama adiknya, Narayana dan mempunyai adik lain ibu bernama; Dewi Sumbadra/Dewi Lara Ireng, putri Prabu Basudewa dengan permaisuri Dewi Badrahini. Baladewa juga mempunyai saudara lain ibu bernama Arya Udawa, putra Prabu Basudewa dengan Ken Sagupi, seorang swarawati keraton Mandura. Baladewa berwatak keras hati, mudah naik darah tapi pemaaf dan arif bijaksana. la sangat mahir dalam olah ketrampilan mempergunakan gada, hingga Bima dan Duryudana berguru kepadanya. Baladewa mempunyai dua pusaka sakti; Nangggala dan Alugara, keduanya pemberian Batara Brahma. la juga mempunyai kendaraan gajah bernama Kyai Puspadenta. Prabu Baladewa yang mudanya pernah menjadi pendeta di pertapaan Argasonya bergelar Wasi Jaladara, menikah dengan Dewi Erawati, putri Prabu Salya dengan Dewi Setyawati/Pujawati dari negara Mandaraka. Dari perkawinan...

BAGONG

Image
BAGONG terjadi dari bayangan Sanghyang Ismaya atas sabda Sanghyang Tunggal, ayahnya. Ketika Sanghyang Ismaya alkan turun ke dunia, ia mohon kepada ayahnya seorang kawan yang akan menemaninya, karena Ismaya yang ditugaskan mengawasi trah keturunan Witaradya merasa tidak sah apabila sesuatu persaksian hanya dilakukan oleh seseorang. Sanghyang Tunggal kemudian menyuruh Sanghyang Ismaya menoleh ke belakang , tahu-tahu telah ada seseorang yang bentuk tubuhnya hampir menyerupai dirinya. Di dalam cerita pedalangan Jawa, Bagong dikenal pula dengan nama Bawor, Carub atau Astrajingga. la mempunyai tabiat ; lagak lagu katanya kekanak-kanakan, lucu, suara besar agak serak (agor ; Jawa), tindakannya seperti orang bodoh, kata-katanya menjengkelkan, tetapi selalu tepat. Bagong menikah dengan Endang Bagnyawati, anak Prabu Balya raja Gandarwa di Pucangsewu. Perkawinannya itu bersamaan dengan perkawinan Semar dengan Dewi Kanistri dan perkawinan Resi Manumayasa dengan Dewi Kaniraras, kakak Dewi Kanistri,...

BAGASPATI

Image
BAGAWAN BAGASPATI yang sewaktu mudanya bernama Bambang Anggana Putra, adalah putra Resi Jaladara dari Pertapaan Dewasana, dengan Dewi Anggini, keturunan Prabu Citragada, raja negara Magada. Pada mulanya Bambang Anggana Putra berwujud satria tampan, tetapi kerena terkena kutukan Sanghyang Manikmaya tatkala akan memperistri Dewi Darmastuti wujudnya berubah menjadi raksasa. la kemudian menjadi brahmana di pertapaan Argabelah dan bergelar Bagawan Bagaspati. Bagaspati sangat sakti. la memiliki Ajian Candrabirawa, sehingga tidak bisa mati kecuali atas kemauannya sendiri. Ia menikah dengan Dewi Dharmastuti, seorang hapsari/bidadari, dan berputra Dewi Pujawati. Bagaspati mempunyai watak; sabar, ikhlas, percaya akan kekuasaan Tuhan, rela berkorban dan sangat sayang pada putrinya. la bersahabat karib dengan Prabu Mandrapati, raja negara Mandara yang merupakan saudara seperguruan. Akhir riwayatnya diceritakan, karena rasa cintanya dan demi kebahagiaan putrinya, Dewi Pujawati, Bagaspati rela mati ...

BADRAHINI

Image
DEWI BADRAHINI adalah seorang hapsari keturunan Bathara Bramana, turun ke-tiga dari Sanghyang Taya, adik Sanghyang Wenang. la menjadi istri ketiga dari Prabu Basudewa, raja negara Mandura. Kedua istri Prabu Basudewa yang lain ialah kakak beradik, Dewi Mahira/Maerah dan Dewi Mahindra/ Maekah. Dewi Badrahini mempunyai watak; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun). Dari perkawinannya dengan Prabu Basudewa, ia memperoleh seorang putri cantik bernama Dewi Rara Ireng atau Dewi Sumbadra, yang diyakini sebagai titis Bathari Sri, istri Sanghyang Wisnu. Akibat dari ulah Kangsa, putra Dewi Maerah (Kangsa sesungguhnya putra Dewi Maerah dengan Prabu Gorawangsa, raja raksasa negara Gowabarong yang beralih rupa menjadi Prabu Basudewa palsu dan berhasil menggauli Dewi Maerah) yang ingin merebut tahta kerajaan Mandura dan membinasakan putra-putri Prabu Basudewa yang lain, Dewi Badrahini terpaksa harus berpisah dengan putri tunggalnya. Demi keselamatan jiwanya, Dewi...

ASWATAMA

Image
BAMBANG ASWATAMA adalah putra Resi Drona dari padepokan Sokalima, dengan Dewi Krepi, putri Prabu Purungaji dari negara Tempuru la berambut dan bertelapak kaki kuda karena ketika awal mengandung dirinya, Dewi Krepi sedang beralih rupa menjadi kuda Sembrani, dalam upaya menolong Bambang Kumbayana/Resi Drona terbang menyeberangi lautan. Ketika ayahnya, Resi Drona menjadi guru Keluarga Pandawa dan Kurawa di negara Astina, Aswatama ikut serta dalam mengikuti pendidikan ilmu olah keprajuritan. Ia memiliki sifat dan perwatakan; pemberani, cerdik dan pandai mempergunakan segala macam senjata. Dari ayahnya, Aswatama mendapat pusaka yang sangat sakti berupa panah bernama Cundamanik. Karena kecewa dengan sikap Prabu Duryudana yang terlalu membela Prabu Salya yang dituduhnya sebagai penyebab gugurnya Adipati Karna. Aswatama memutuskan mundur dari kegiatan perang Bharatayuda. Setelah Perang Bharatayuda berakhir dan keluarga Pandawa pindah dari Amarta ke Astina, secara bersembunyi Aswata...

ARYA PRABU RUKMA

Image
ARYA PRABU RUKMA adalah putra Prabu Basukunti, raja negara Mandura dengan permaisuri Dewi Dayita, putri Prabu Kunti, raja Boja. la mempunyai tiga orang saudara kandung bernama; Arya Basudewa, Dewi Kunti/Dewi Prita dan Arya Ugrasena. Arya Prabu Rukma menikah dengan Dewi Rumbini, putra Prabu Rumbaka, raja Negara Kumbina. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh dua orang putra bernama; Dewi Rukmini dan Arya Rukmana. Secara tidak resmi Arya Prabu Rukma juga mengawini Ken Sagupi, swaraswati keraton Mandura, dan mempunyai seorang putri bernama Ken Rarasati/Dewvi Larasati. Arya Prabu Rukma mempunyai sifat dan perwatakan berani, cerdik pandai, trengginas, mahir mempergunakan senjata panah dan ahli strategi perang. Ia menjadi raja negara Kumbina menggantikan mertuanya, Prabu Rumbaka, dan bergelar Prabu Bismaka, Prabu Wasukunti atau Prabu Hirayana. Akhir riwayatnya diceritakan, Prabu Bismaka/Arya Prabu Rukma gugur di medan perang melawan Prabu Bomanarakasura, raja negara Surateleng atau Trajutisn...

ARJUNA

Image
ARJUNA adalah putra Prabu Pandudewanata, raja negara Astinapura dengan Dewi Kunti/Dewi Prita, putri Prabu Basukunti, raja negara Mandura. la merupakan anak ke-tiga dari lima bersaudara satu ayah, yang dikenal dengan nama Pandawa. Dua saudara satu ibu adalah Puntadewa dan Bima/Werkudara. Sedangkan dua saudara lain ibu, putra Pandu dengan Dewi Madrim adalah Nakula dan Sadewa. Arjuna seorang satria yang gemar berkelana, bertapa dan berguru menuntut ilmu. Selain menjadi murid Resi Drona di Padepokan Sukalima, ia juga menjadi murid Resi Padmanaba dari Pertapaan Untarayana. Arjuna pernah menjadi Pandita di Goa Mintaraga, bergelar Bagawan Ciptaning. Ia dijadikan jago kadewatan membinasakan Prabu Niwatakawaca, raja raksasa dari negara Manimantaka. Atas jasanya itu, Arjuna dinobatkan sebagai raja di Kahyangan Kaindran bergelar Prabu Karitin. dan mendapat anugrah pusaka- pusaka sakti dari para dewa, antara lain; Gendewa dari Batara Indra, Panah Ardadadali dari Batara Kuwera, Panah Cundamanik dar...

ARIMUKA

Image
DETYA Arimuka adalah senapati perang negara Giyantipura dalam masa pemerintahan Prabu Darmahambara. la tercipta dari ari-ari Prabu Darmahambara yang karena daya kesaktian brahmana Pasurama berubah wujud menjadi raksasa. Arimuka mempunyai saudara kandung bernama Wahmuka, yang tercipta dari air ketuban atau kawah (Jawa). Detya Arimuka sangat sakti. la hidup satu jiwa dengan saudara kembarnya, Wahmuka. Mereka harus mati secara bersamaan, sebab apabila salah satu diantara mereka mati, maka akan dapat dihidupkan kembali oleh saudaranya yang masih hidup. Arimuka dan saudara kembarnya, Wahmuka menjadi jago negara Giyantipura dalam sayembara tanding memperebutkan ketiga putri, putra Prabu Darmahambara dengan permaisuri Dewi Swargandini, yang bernama: Dewi Amba, Dewi Ambika dan Dewi Ambalika. Karena kesaktiannya itu, tak satupun para satria, raja maupunn brahmana yang dapat mengalahkannya. Detya Arimuka akhirnya tewas dalam peperangan melawan Dewabrata atau Resi Bisma, satria wadat dari negara ...

ARIMBI

Image
DEWI ARIMBI atau Hidimbi (Mahabharata) adalah putri kedua Prabu Arimbaka, raja raksasa negara Pringgandani, dengan Dewi Hadimba. la mempunyai tujuh orang saudara kandung, bernama; Arimba/Hidimba, Arya Prabakesa, Brajadenta, Brajamusti, Brajalamatan, Brajawikalpa dan Kalabendana. Dewi Arimbi menikah dengan Bima/Werkudara, salah seorang dari lima satria Pandawa, putra Prabu Pandu, raja negara Astina dari permaisuri Dewi Kunti. Dari perkawinan itu ia mempunyai seorang putra yang diberi nama Gatotkaca. Dewi Arimbi menjadi raja negara Pringgandani, menggantikan kedudukan kakaknya, Prabu Arimba, yang tewas dalam peperangan melawan Bima. Namun karena ia lebih sering tinggal di Kesatrian Jodipati mengikuti suaminya, kekuasaan negara Pringgandani diwakilkan kepada adiknya, Brajadenta sampai Gatotkaca dewasa dan diangkat menjadi raja negara Pringgandani bergelar Prabu Kacanegara. Dewi Arimbi mempunyai kesaktian; dapat beralih rupa dari dari wujudnya raksasa menjadi putri cantik jelita. la mempun...

ARIMBAJI

Image
ARIMBAJI adalah putra tunggal Prabu Arimba/Hidimba raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Rumbini. Ketika usianya menginjak remaja, Arimbaji meninggalkan negara Pringgandani pergi bertapa dan mengembara. Sejak itu ia tak pernah kembali lagi ke negara Pringgandani. Ketika terjadi pergantian tampuk pemerintahan negara Pringgandani dengan pengangkatan Dewi Arimbi menjadi raja menggantikan Prabu Arimba yang tewas dalam peperangan melawan Bima/Werkudara, Arimbaji telah menjadi raja di negara Gowasiluman di hutan Tunggarana. Karena itu ia merelakan tahta dan negara Pringgandani dikuasai oleh DewiArimbi. Prabu Arimbaji menikah dengan gandarwa wanita bernama Dewi Kalaladru. Dari perkawinan tersebut ia memperoleh seorang putra yang berwajah sangat menakutkan dan diberi nama: Arya Ajibarang. Prabu Arimbaji tewas dalam peperangan melawan Prabu Bomantara, raja negara Prajutisa. Perperangan terjadi karena Prabu Bomantara ingin menguasai hutan Tunggarana.

ARIMBA

Image
ARIMBA atau Hidimba (Mahabharata) adalah putra sulung Prabu Arimbaka, raja raksasa negara Pringgandani dengan Dewi Hadimba. la mempunyai tujuh oranga adik kandung masing-masing bernama; Dewi Arimbi/Hidimbi, Arya Prabakesa, Brajadenta, Brajamusti, Brajalamatan, Brajawikalpa dan Kalabendana. Arimba naik tahta kerajaan Pringgandani menggantikan kedudukan ayahnya, Prabu Arimbaka yang meninggal karena usia lanjut. Prabu Arimba menikah dengan Dewi Rumbini, dan mempunyai seorang putra bernama Arimbaji. Prabu Arimba tewas dalam pertempuran melawan Bima/Werkudara, putra Prabu Pandu dengan Dewi Kunti, dari negara Astina. Peristiwanya terjadi saat keluarga Pandawa hidup di hutan setelah selamat dari upaya pembunuhan yang dilakukan keluarga Kurawa dalam peristiwa Rumah Damar di hutan Wanayasa (peristiwa balai Sigala-gala).

ANTASENA

Image
ANTASENA adalah Putra Bima/Werkundara, salah satu dari lima satria Pandawa, dengan Dewi Urangayu, putri Hyang Mintuna (Dewa ikan air tawar) di Kisiknarmada. Ia mempunyai 2 (dua) orang saudara seayah lain ibu, yaitu : Antareja, putra Dewi Nagagini, dan Gatotkaca, putra Dewi Arimbi. Sejak kecil Antasena tinggal bersama ibu dan kakeknya di Kisiknarmada. Seluruh badannya berkulit sisik ikan/udang hingga kebal terhadap senjata. Antasena dapat hidup di darat dan di dalamn air. Ia mempunyai kesaktian berupa sungut sakti, mahluk apapun yang tersentuh dan terkena bisa-nya akan menemui kematian. Antasena juga memiliki pusaka Cupu Madusena, yang dapat mengembalikan kematian di luar takdir. la juga tidak dapat mati selama masih bersinggungan dengan air atau uap air. Antasena berwatak jujur, terus terang, bersahaja, berani karena membela kebenaran, tidak pernah berdusta. Setelah dewasa, Antasena menjadi raja di negara Dasarsamodra, bekas negaranya Prabu Ganggatrimuka yang mati terbunuh dalam pepera...

ANTAREJA

Image
ANTAREJA adalah putera Bima/Werkundara, salah satu dari lima satria Pandawa, dengan Dewi Nagagini, putri Hyang Anantaboga dengan Dewi Supreti dari Kahyangan Saptapratala. la mempunyai 2 (dua) orang saudara lelaki lain ibu, bernama: Raden Gatotkaca, putra Bima dengan Dewi Arimbi, dan Arya Antasena, putra Bima dengan Dewi Urangayu. Sejak kecil Anatareja tinggal bersama ibu dan kakeknya di Saptapratala (dasar bumi). Ia memiliki ajian Upasanta pemberian Hyang Antaboga. Lidahnya sangat sakti, mahluk apapun yang dijilat telapak kakinya akan menemui kematian. Antareja berkulit nagakawaca, sehingga kebal terhadap senjata. la juga memiliki cincin mustikabumi, pemberian ibunya, yang mempunyai kesaktian, menjauhkan dari kematian selama masih menyentuh bumi/tanah, dan dapat digunakan untuk menghidupkan kembali kematian di luar takdir. Kesaktian lain Anantareja dapat hidup dan berjalan didalam bumi. Antareja memiliki sifat dan perwatakan : jujur, pendiam, sangat berbakti pada yang lebih tua dan say...

ANTAGOPA

Image
ANTAGOPA adalah anak Buyut Gupala, pemelihara kebuyutan Widarakanda/Widarakandang (Jawa) pada jaman Prabu Basukunti di negara Mandura. Sejak kecil ia menjadi gembala, justru ia berpengalaman dalam mengembala binatang, ia dapat juga menggembala manusia. Antagopa memiliki sikap hidup sederhana, setia, jujur dan patuh pada perintah. la seorang yang tidak bisa memiliki keturunan. Dengan hati ikhlas dan senang ia bersedia mengawini Ken Sagupi atas perintah Prabu Basudewa, walau ia tahu secara tidak resmi Ken Sagupi telah diperistri oleh tiga satria Mandura kakak beradik, Prabu Basudewa, Arya Prabu Rukma dan Arya Ugrasena. Atas keikhlasannya itu, Antagopa mendapat kedudukan demang di Widarakandang. Karena kesetiaan dan kepandaiannya menyimpan rahasia, Antagopa berhasil menutupi hubungan tidak resmi antara Ken Sagupi istrinya dengan putra-putra Mandura. Arya Udawa, putra Ken Sagupi dengan Prabu Basudewa, Dewi Rarasati, putri Ken Sagupi dengan Arya Prabu Rukma serta Arya Pragota dan Arya Adima...

ANGGRAINI

Image
DEWI ANGGRAINI adalah istri Prabu Ekalaya/Palgunadi, raja negara Paranggelung. la berwajah cantik karena putri hapsari/bidadari Warsiki. Dewi Anggraini mempunyai sifat dan perwatakan; setia, murah hati, baik budi, sabar dan jatmika (selalu dengan sopan santun), menarik hati dan sangat berbakti terhadap suami. Ketika terjadi permusuhan antara Prabu Ekalaya dengan Arjuna akibat dari perbuatan Arjuna yang menggangu dirinya, dan suaminya, Prabu Ekalaya mati dibunuh Resi Drona dengan cara memotong ibu jari tangan kanannya yang memakai cincin sakti Mustika Ampal, Dewi Anggraini menunjukan kesetiaannya sebagai istri sejati. la melakukan bela pati, bunuh diri untuk kehormatan suami dan dirinya sendiri. Dewi Anggraini mati sebagai lambang kesetiaan seorang istri terhadap suaminya. Walaupun menghadapi godaan yang berwujud keindahan dan kelebihan orang lain, namun Dewi Anggraini tetap teguh cinta kesetianya kepada Ekalaya/Palgunadi, pelindungnya dalam kebahagiaan cinta.

ANCAKOGRA

Image
DITYA ANCAKOGRA adalah senapati perang balatentara negara Surateleng pada jaman pemerintahan Prabu Sitija, putra Prabu Kresna, raja negara Dwarawati dengan Dewi Pretiwi, putri Prabu Nagaraja dari kerajaan Sumur Jalatunda. Ia tercipta dari bekas tempat sesaji (ancak) yang karena daya kesaktian Cangkok Wijayamulya milik Bambang Sitija, menjelma menjadi makhluk raksasa yang buas dan kejam. Ancakogra sangat sakti dan menjadi senapati kepercayaan Prabu Sitija. la membantu Bambang Sitija merebut negara Surateleng dari kekuasaaan Prabu Narakasura. Ancakogra juga menjadi pemimpin pasukan balatentara negara Surateleng tatkala Prabu Sitija yang sudah bergelar Prabu Narakasura menyerang dan merebut negara Prajatisa/Trajutisna dari kekuasaan Prabu Bomantara. Ketika terjadi perselisihan antara Prabu Sitija/Bomanarakasura dengan Prabu Gatotkaca, raja negara Pringgandani yang berkaitan dengan masalah hak pemilikan hutan Tunggarana, Ancakogra mendapat tugas memimpin pasukan balatentara Surateleng dan ...

AMBIKA

Image
DEWI AMBIKA adalah putri kedua dari tiga bersaudara kandung, putri Prabu Darmahambara, raja negara Giyantipura dengan permaisurti Dewi Swargandini. Kedua saudara kandungnya masing-masing beranama; Dewi Amba, yang secara tak sengaja mati terbunuh oleh panah Dewabrata/Resi Bisma, dan DewiAmbiki/Ambaliki yang menjadi istri Prabu Wicitrawirya, putra Prabu Sentanu dengan Dewi Durgandini, dari negara Astina, dan kemudian menjad istri Bagawan Abiyasa. Dewi Ambika dan Dewi Ambalika menjadi putri boyongan Dewabrata/Resi Bisma yang berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Di negara Astina, Dewi Ambika dinikahkan dengan Prabu Citragada, putra sulung Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini/Dewi Setyawati. Setelah Prabu Citragada tewas dalam peperangan melawan Prabu Citranggada, raja gandarwa, atas kehendak Dewi Durgandini, Dewi Ambika dinikahkan dengan Bagawan Abiyasa, putra tunggal Dewi Durgandini dengan Resi Palasara dari pertapaan Retawu. Da...

AMBALIKA

Image
AMBALIKA DEWI AMBALIKA atau Dewi Ambiki (Mahabharata) adalah putri bungsu dari tiga bersaudara putri Prabu Darmahambara, raja negara Giyantipura dengan permaisuri dewi Swargandini. Kedua saudara kandungnya masing-masing bernama; Dewi Amba, yang secara tak sengaja mati terbunuh oleh panah Dewabrata/Resi Bisma, dan Dewi Ambika, yang menjadi istri Prabu Citragada, putra sulung Prabu Sentanu dengan Dewi Durgandini dari negara Astina, dan kemudian menjadi istri Bagawan Abiyasa. Dewi Ambalika dan kakaknya, Dewi Ambaliki menjadi putri boyongan Dewabrata/Resi Bisma yang telah berhasil memenangkan sayembnara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Di negara Astina, Dewi Ambalika dinikahkan dengan Wicitrawirya, putra bungsu Prabu Santanu dengan Dewi Durgandini. Setelah Prabu Wicitrawirya meninggal karena sakit, atas kehendak Dewi Durgandini, Dewi Ambalika dinikahkan dengan Bagawan Abiyasa, putra tunggal Dewi Durgandini dengan Bagawan Palasara dari pertapaan Retawu. Dar...

AMBA

Image
AMBA DEWIAMBA adalah putri sulung dari tiga bersaudara, putri Prabu Darmahumbara, raja negara Giyantipura dengan permaisuri Dewi Swargandini. Kedua adik kandungnya bernama; Dewi Ambika/Ambalika dan Dewi Ambiki/Ambaliki. Dewi Amba dan kedua adiknya menjadi putri boyongan Resi Bisma/Dewabrata, putra Prabu Santanu dengan Dewi Jahnawi/Dewi Gangga dari negara Astina yang telah berhasil memenangkan sayembara tanding di negara Giyantipura dengan membunuh Wahmuka dan Arimuka. Karena merasa sebelumnya telah dipertunangkan dengan Prabu Citramuka, raja negara Swantipura, Dewi Amba memohon kepada Dewabrata agar dikembalikan kepada Prabu Citramuka. Persoalan mulai timbul. Dewi Amba yang ditolak oleh Prabbu Citramuka karena telah menjadi putri boyongan, keinginannya ikut ke Astina juga ditolak Dewabarata. Karena Dewi Amba terus mendesak dan memaksanya, akhirnya tanpa sengaja ia tewas oleh panah Dewabrata yang semula hanya bermaksud untuk menakut-nakutinya.Sebelum meninggal Dewi Amba meng...

AJIBARANG

Image
AJIBARANG adalah putra tunggal Prabu Arimbaji raja negara Gowasiluman di hutan Tunggarana, dengan Dewi Kalaladru, seorang gandarwa. la berwajah sangat menyeramkan. Konon ia lahir bertepatan dengan matinya Ditya Kalasrenggi dari negara Gowabarong yang terkena panah Hrudadali yang dilepas Arjuna pada awal berlangsungnya perang Bharatayuda, sehingga arwah Kalasrenggi menyatu dalam dirinya. Ajibarang sangat tekun bertapa. la menjadi sangat sakti. Berwatak angkara murka, bengis, kejam dan licik. Ajibarang menjadi raja negara Gowasiluman menggantikan ayahnya, Prabu Arimbaji yang tewas dalam pertempuran melawan Prabu Bomanarakasura raja negara Surateleng/Prajatisa dan bergelar Prabu Wasiaji. Setelah berakhirnya perang Bharatayuda, Prabu Ajibarang ingin merebut negara Astina dari kekuasaan Prabu Parikesit. Usahanya gagal di tengahjalan. Ia tewas dalam pertempuran.

ABIYASA

Image
ABIYASA ABIYASA dikenal pula dengan nama Resi Wiyasa ( Mahabharata ). Ia putra Resi Palasara dari pertapaan Retawu, dengan Dewi Durgandini, putri Prabu Basuketi, raja Wirata. Abiyasa memiliki sifat dan perwatakan; pandai, sangat cerdas, arif bijaksana, alim, soleh, berwibawa, limpad dan linuwih. la juga memiliki berbagai keistimewaan antara lain; ahli bertapa, ahli nujum, ahli pengobatan ( tabib ), banyak memiliki ilmu kesaktian, ahli tatanegara dan tata pemerintahan. Abiyasa juga mendapat anugrah Dewata berumur panjang Untuk mengisi kekosongan tahta kerajaan Astina karena meninggalnya Prabu Wicitrawirya, Abiyasa diboyong oleh dewi Durgandini ke Astina dan dijadikan raja dengan gelar Prabu Kresnadwipayana. Dewi Ambika janda Prabu Citragada dan Dewi Ambiki/Ambalika janda Prabu Wicitrawirya kemudian dikawinkan dengan Abiyasa. Dari perkawinan tersebut Abiyasa memperoleh dua orang putra, yaitu ; Drestarasta dari Dewi Ambika, dan Pandu dari Dewi Ambiki. Abiyasa juga kawin dengan Dewi Datri,...

ABI MANYU

Image
ABIMANYU dikenal pula dengan nama Angkawijaya, Jaya Murcita, Jaka Pangalasan, Partasuta, Kirityatmaja, Sumbadraatmaja, Wanudara dan Wirabatana. Ia merupakan putra Arjuna, salah satu dari lima satria Pandawa dengan Dewi Sumbadra, putri Prabu Basudewa, raja Negara Mandura dengan Dewi Badrahini. la mempunyai 13 orang saudara lain ibu, yaitu : Sumitra, Bratalaras, Bambang Irawan, Kumaladewa, Kumalasakti, Wisanggeni, Wilungangga, Endang Pregiwa, Endang Pregiwati, Prabakusuma, Wijanarka, Anantadewa dan Bambang Sumbada. Abimanyu merupakan makhluk kekasih Dewata. Sejak dalam kandungan ia telah mendapat "Wahyu Hidayat", yang mempunyai daya mengerti dalam segala hal. Setelah dewasa ia mendapat "Wahyu Cakraningrat", suatu wahyu yang dapat menurunkan raja-raja besar. Abimanyu mempunyai sifat dan perwatakan; halus, baik tingkah lakunya, ucapannya terang, hatinya keras, besar tanggung jawabnya dan pemberani. Dalam olah keprajuritan ia mendapat ajaran dari ayahnya, Arj...